Latest News

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2017

5 Makanan Khas Wonosobo Yang Harus Anda Coba




Wonosobo tidak hanya memiliki panorama alam yang dapat memanjakan siapapun yang datang mengunjunginya. Namun Wonosobo juga memiliki beberapa makanan khas yang harus Anda coba. Sedikitnya ada 10 makanan yang harus Anda kenal.


1.  Carica

Hasil gambar untuk carica wonosobo

sebuah surat kabar menggambarkan buah yang masih satu rumpun degan pepaya ini dengan sebutan buahnya para dewa di dataran tinggi Dieng. Buah Carica hanya tumbuh di dataran tinggi, di 1.500 sampai 3.000 m diatas permukaan laut. Nama latinnya Vasconcellea Cundinamarcensis, termasuk Family Caricaceae dan asalnya dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan.

Oleh masyarakat Dieng maupun masyarakat Wonosobo bagian utara mengolah buah carica menjadi berbagai olahan seperti manisa, keripik dan lainnya. Bila Anda jalan-jalan ke dataran tinggi Dieng, banyak rumah-rumah yang menjual aneka macam olahan carica di pinggir jalan raya.

Harga eceran carica mulai Rp 4000,- dan per kotak mulai Rp 30.000, -masih terbilang murah untuk dijadikan oleh-oleh bukan?

2.      Dendeng Gepuk

Hasil gambar untuk Dendeng Gepuk wonosobo

Makanan khas Wonosobo yang terbuat dari daging sapi pilihan patut Anda coba. Agar lebih nikmat saat menyantap makanan yang satu ini, ambillah nasih hangat dan sambal bajak.

Untuk mendapatkan Dendeng Gepuk, Anda harus pergi ke pusat oleh-oleh khas Wonosobo yang ada di sekitar pusat  kota. Harganya cukup murah, mulai dari sekitar Rp 100.000/kotaknya. Penasaran?

3.       Kacang Dieng

Hasil gambar untuk Kacang Dieng wonosobo

pernah dengar ada orang bilang “kacang babi” (kacang Dieng), ya kacang Dieng berasal dari tumbuh-tumbuhan sejenis kacang-kacangan yang hanya tumbuh dengan baik di dataran tinggi Dieng, kacang ini memiliki bentuk yang unik, tidak seperti jenis kacang-kacangan lain. Bentuknya besar dan melebar  yang ditengahnya berwarna hitam.

Masyarakat dataran tinggi Dieng dan sekitarnya lebih sering menyebut dengan istilah kacang babi, sedangkan dikalangan wisatawan kacang babi lebih dikenal dengan istilah kacang dieng, makanan ringan asli, dalam arti setiap wisatawan yang membeli kacang Dieng.

Soal rasa boleh dicoba, karena lidah tak pernah bohong (Ungkapan ini tak hanya berlaku untuk salah satu iklan produk makanan di TV, tapi juga berlaku untuk kacang dieng). kacang Dieng termasuk jenis kuliner / makanan ringan yang terkenal akan kelezatanya, rasanya yang gurih juga mengandung nilai gizi tinggi. Yang hobby makan kacang, dijamin ketagihan.

Pantas saja jika Kacang Dieng menjadi primadona dikalangan wisatawan, disamping harganya yang terjangkau kacang Dieng cocok untuk oleh-oleh atau sekedar untuk cemilan di perjalanan.  

4.       Keripik Jamur,

Hasil gambar untuk Keripik Jamur  wonosobo

Jaman dulu masyarakat Dataran Tinggi Dieng – Wonosobo, memanfaatkan Jamur
sebagai bahan makanan basah atau makanan kaleng. Seiring jalannya waktu,  
inovasi di dunia kuliner semakin berkembang sehingga masyarakat mengolah jamur
menjadi keripik. Sampai saat ini Keripik Jamur lebih digemari dikalangan masyarakat
setempat maupun wisatawan.

Bukan hanya rasanya yang enak,  Keripik Jamur mengandung kadar protein lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras dan gandum. Keripik Jamur juga mengandung sembilan jenis Asam amino esensial, yang lebih menarik Jamur dikenal sebagai makanan yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Lezat, Sehat, Halal dan Murah itulah ungkapan yang layak diberikan untuk Keripik Jamur. Jika anda penasaran dengan Keripik Jamur, segera bergegas ke dataran tinggi dieng untuk mendapatkanya.

5.       Mi Ongklok, 

Hasil gambar untuk Mie Ongklok wonosobo

bakmi atau mi rebus khas kota Wonosobo  yang wajib Anda coba dibuat dengan racikan khusus menggunakan kol, potongan daun kucai, dan kuah kental berkanji yang disebut loh.

Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung dan rumah makan di kota tersebut. Pendampingnya biasanya adalah sate sapi, tempe kemul, serta keripik tahu.

Ongklok, sebenarnya adalah nama alat bantu untuk merebus mi. Semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan mi. Penggunaan alat bantu ini khas daerah setempat sehingga diberikanlah nama mi rebus ini sesuai dengan alat tersebut.

Di dataran tinggi Dieng maupun di pusat kota Wonosobo, Anda bisa menikmati makanan khas yang satu ini, mulai dari kaki lima maupun restoran khusus mie ongklok, mau coba?



Bagaimana, penasaran dengan makanan diatas?

Kamis, 02 Februari 2017

9 Makanan Indonesia yang Bikin Kangen



Bagi Kamu yang pernah merantau ke negeri orang, tentu pernah merasakan yang namanya `homesick`. Mungkin rindu dengan keluarga yang di rumah, suasana dan lingkungan, dan bahkan masakan Indonesia. Walaupun ada rumah makan yang menjual makanan Indonesia, namun tetap saja cita rasa yang dihasilkannya berbeda. Berikut 10 menu makanan yang hanya ada di Indonesia. Penasaran? 

1. BAKSO


Bakso adalah salah satu menu yang akan menggoyang lidah Kamu ketika mencicipinya. Walaupun di negara-negara lain pun ada menu bakso yang terkenal dengan sebutan meatball, namun cara penyajiannya tentu saja berbeda-beda. Bakso yang hanya ada di Indonesia adalah bakso Malang dan bakso bakar. Siapa yang tidak kenal dengan bakso Malang? Bakso Malang ini disajikan dengan kuah kaldu panas, bisa disertai dengan mie atau bihun, pangsit, gorengan, dan sayur yang juga disediakan beragam, mulai dari kol, sawi, atau selada. Selain bakso Malang, bakso  bakar juga merupakan salah satu makanan khas kota Malang. Bakso bakar ini diolah dengan cara dibakar di atas arang dan disiram bumbu spesial. Hmmm, rasanya pasti sedap….

2. SOTO

 Soto adalah salah satu makanan khas Indonesia yang disajikan dengan kuah dan diisi dengan daging, sayuran dan berbagai macam bumbu. Uniknya, soto di Indonesia memiliki beragam jenis sesuai dengan daerahnya. Contohnya saja ada soto Kudus khas kota Kudus, soto Bandung, soto Betawi, soto Madura dan lainnya. Salah satu menu andalan adalah soto Betawi khas Jakarta. Soto Betawi sendiri tak seperti soto lainnya. Ia memiliki kuah kental berwarna putih kekuningan karena di dalamnya diwarnai dengan santan. Soal daging yang dipakai, soto betawi bisa disajikan dengan menggunakan daging sapi, kambing ataupun ayam. Soto Betawi ini pun akan diracik dengan daun bawang dan bawang goreng serta disajikan dengan kerupuk emping yang tak boleh dilewatkan. Hmmm, yummyyy…

 3. RENDANG

 Rendang merupakan menu berbahan dasar daging yang diolah dengan aneka rempah seperti ketumbar, kunyit dan aneka bumbu dapur lainnya. Rendang adalah menu khas Padang yang kaya rasa dan sangat legit. Rasanya memang cenderung asin, dengan kuah pekat yang menempel karena bumbu yang digunakan juga banyak. Biasanya dagingnya lembut dan meninggalkan rasa lezat di lidah saat disantap dengan nasi hangat.

4. PEMPEK
 

Pempek adalah menu khas dari Palembang. Pempek dibuat dari bahan dasar ikan yang diolah dengan tepung dengan aneka bentuk unik. Ada yang disebut kapal selam, lenjer, dan lainnya. Biasanya pempek ini akan disantap dengan kuah encer yang terbuat dari saus cuka dan gula. Selain itu, ada tambahan mie dan acar di dalamnya. Saat disantap, lidah Kamu akan betul-betul dimanja karena ada rasa gurih, manis, asam dan asin sekaligus.

5. GUDEG
 

Salah satu menu khas Indonesia yang tidak boleh dilewatkan adalah gudeg khas Jogja. Menu gudeg ini merupakan perpaduan sayur nangka muda yang dimasak dengan santan dan gula merah. Gudeg disajikan juga dengan pelengkap berupa aneka lauk seperti ayam goreng, tempe goreng, telur rebus hingga kerupuk kulit sapi. Guged ini memiliki cita rasa khas Jogja, yaitu rasanya cenderung manis dan legit. Gudeg ini akan terasa lengkap bila disantap bersama nasi hangat. Pasti Kamu ingin tambah lagi, lagi, dan lagi.

6. GORENGAN
 

Kalau soal gorengan, hampir di seluruh wilayah di Indonesia punya gorengan khas sendiri. Ada gorengan berbahan tempe yang disebut mendoan atau tempe menjes khas Purwokerto. Lalu ada juga pisang molen khas Bandung, pisang goreng, ketela goreng, heci atau bakwan sayur, cireng dan lain sebagainya. Cara menikmati gorengan hangat ini pun beragam. Ada yang menggunakan sambal merah, ada pula yang menggunakan cabai hijau, cabai rawit/cengek atau sambal petis.

7. OPOR AYAM
 

Opor ayam adalah menu yang berbahan dasar ayam, kentang, telur dan kuah bersantan. Opor biasanya disajikan dengan ketupat di bulan Ramadan. Kuahnya kental dengan taburan bawang merah goreng, dengan sentuhan rasa ketumbar, kunyit dan santan yang khas dan bikin kangen. Menu ini memang tiada duanya, dan akan bikin kangen Kamu yang sedang merantau di negeri orang.

8. RAWON


Menu Rawon adalah salah satu menu khas Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Rawon mengandalkan 2 bahan utama, yaitu kluwek/keluwak/kluak dan daging sapi. Kluwek/keluwak/kluak tadilah yang akan mengakibatkan warna kuah rawon menjadi hitam pekat. Ditambah dengan bumbu lain yang cukup nendang seperti bawang merah, ketumbar, daun bawang, dan sereh, rawon akan terasa nikmat bila disantap bersama dengan nasi hangat.

9. GADO-GADO

 Gado-gado yang berisi campuran potongan sayuran seperti selada, wortel, kentang, jagung, bayam mentimun, tomat dan taoge ini disebut Javanese Salad (Salad Jawa) oleh orang luar negeri. Mungkin karena isinya yang terdiri dari berbagai macam sayuran. Selain sayuran, gado-gado juga bisa dicampur dengan potongan lontong, tempe dan tahu. Bila salad versi barat disertai dengan bumbu mayonaise, gado-gado khas Jakarta ini disiram dengan bumbu kacang dan disajikan dengan kerupuk.
Sumber foto:
  • Merahputih.com
  • Koran-jakarta.com
  • Royco.co.id
  • Angsarap.net
  • http://jadiberita.com

Rabu, 01 Februari 2017

Martabak dan Terbul Kekinian di Surabaya



Soal wisata Indonesia adalah jagonya. Soal kekayaan alam, negara kita juga punya banyak sekali hasil yang melimpah, baik di laut maupun darat.  Lalu bagaimana dengan kulinernya? Ya, tentu saja kamu akan menemukan banyak sekali jenis makanan khas. Cara pembuatannya juga unik-unik dan pastinya rasa yang ditawarkan akan langsung membuat lidahmu bergoyang. Salah satu makanan yang mudah ditemui sebagai camilan adalah martabak dan terbul atau terang bulan. Kamu mungkin sudah tahu apa perbedaan dua makanan tersebut. Ada sebagian daerah yang menyebut terang bulan sebagai martabak manis.

Jika kamu adalah pencinta dua makanan tersebut, maka jangan buang-buang kesempatan untuk berburu martabak dan terang bulan sewaktu berada di Surabaya. Kota Pahlawan tersebut menyimpan nuansa kuliner yang cukup istimewa, termasuk untuk menu martabak. Berikut ini adalah hidangan menu tersebut dari berbagai kedai di Surabaya. Hati-hati ya saat membacanya, bisa langsung bikin  ngiler lho.

1. Royal Cream Terang Bulan

Royal Cream [via instagram]
Royal Cream [via instagram]

Martabak di sini begitu lezat dan rasa gurihnya sangat pas. Salah satu yang terkenal dan banyak dibeli adalah martabak sapi mozarella. Kejunya cukup banyak dan menyatu dengan martabak, menghadirkan cita rasa lezat yang bikin lidah puas. Ada menu unik seperti terang bulan Pokeball, Dreamball dan Premiereball yang ditambah dengan bahan seperti cheese cream, white chocolate, hingga strawberry. Royal Cream Terang Bulan beralamat di Jl. Raya Rungkut Madya No.71, Surabaya.

2. Terang Bulan Volcano

Volcano [via instagram]
Volcano [via instagram]

Jika dulu menu martabak hanya ditambahkan daging dan telur saja, kini sudah semakin kreatif dan resepnya juga berkembang. Begitu juga dengan terang bulan yang makin banyak variannya. Kamu bisa puas menyantap martabak dan terang bulan jika ada di Surabaya. Datang saja ke kafe Volcano yang ada di outlet G-Walk, Citraland.  Martabak dengak keju bisa kamu nikmati. Untuk informasi lebih lanjut seputar harga dan pemesanan, kamu bisa mengintip halaman Instagramnya yaitu @terangbulanvolcano.

3. Terang Bulan dan Martabak Deli

Deli [via instagram]
Deli [via instagram]

Jika kamu punya kesempatan untuk datang ke outlet khusus menu martabak dan terang bulan ini, maka dijamin kamu akan menikmati rasa yang begitu enak. Cara memasak martabak di sini juga cukup unik.  Sebut saja martabak hitamnya, kamu akan mencicipi rasa gurih karena dibuat dengan dibakar. Kisaran harga yang dipatok juga wajar untuk rasa yang senendang itu, antara Rp. 60 hingga Rp. 90 ribu. Buktikan sendiri dengan datang ke Terang Bulan dan Martabak Deli di Jalan Raya Diponegoro 127, Surabaya. Ada juga di kawasan G-Walk, Citraland.

4. Martabak Pandega Surabaya

Martabak Pandega [via instagram]
Martabak Pandega [via instagram]

Nama Pandega sudah terkenal di Surabaya sebagai salah satu destinasi kuliner maratabak dengan rasa mantap. Begitu juga dengan terang bulannya, toping yang ditaburkan sangat banyak dan macam-macam jenisnya. Kamu bisa membeli sesuai daftar menu atau memilih sendiri. Sesuaikan saja dengan seleramu. Kamu akan menemukan kedai Martabak Pandega jika datang ke  JL. Manyar kertoarjo No.67, Surabaya.

5. Markobar 1996

Markobar [via instagram]
Markobar [via instagram]
Kalu yang satu ini mungkin kamu nggak akan  menemukan di Surabaya saja, karena outlenya cukup banyak dan tersebar di beberapa kota besar lain. Mulai dari  Solo, Jogja, Semarang, Jakarta, Manado, Bekasi, Bandung, hingga Makassar. Untuk outlet yang di Surabaya dapat kamu temukan di alamat Jl. Pucang Anom Timur 4 No. 4. Banyak menu yang bisa kamu pilih, semuanya nampak lezat dan enak. Disediakan juga tempat nongkrong, jadi kamu bisa menyantap makanan langsung di sana.

6. Martabak & Terang Bulan Dejavu

Dejavu [via instagram]
Dejavu [via instagram]

Martabak di sini enaknya sampai ke dalam-dalamnya. Berbagai warna dari pilihan rasa begitu menarik siapapun untuk segara menyantapnya. Begitu juga dengan martabaknya, ada tambahan keju mozarella dan daging yang banyak. Nikmati langsung di kedai Martabak & Terang Bulan Dejavu. Menemukannya juga nggak begitu sulit kok, kamu bisa menuju Jalan Gubernur Suryo no.24, Surabaya.

7. Lacha Terbul

Lacha [via instagram]
Lacha [via instagram]
Jika sebelumnya terang bulan disajikan dalam ukuran yang besar dan perlu diiris dulu kecil-kecil, kamu akan langsung bisa menyantapnya di kedai Lacha Terbul. Ukurannya jauh lebih kecil, namun nggak kelah enak dari martabak lainnya. Lacha Terbul terletak di Jl. Raya Ngagel Jaya No. 1-2, Surabaya. Kamu bisa melakukan pemesanan lewat telepon. Cari tahu lebih lanjut dengan mengakses Instagram dan melihat akun @lacha.terbulmini.

8. Mama Mini

Mama Mini [via instagram]
Mama Mini [via instagram]

Kamu yang suka banget dengan cokelat bisa datang ke Mama Mini. Namun sajian yang kamu nikmati berupa terang bulan. Cokelatnya begitu banyak dan membuat terang bulan yang kamu santap jadi makin lezat. Kamu juga bisa meminta pelengkap seperti es krim atau keju. Sama seperti yang ada di Lacha, ukuran terang bulan di Mama Mini terbilang kecil. Tapi dalam satu porsi kamu bisa mendapatkan beberapa terang bulan dengan aneka rasa. Mama Mini ada di  Jl. Biliton No. 45, Surabaya.

9. Terang Bulan Premium

Premium [via instagram]
Premium [via instagram]

Kamu akan mendapatkan kuliner yang serba premium jika membeli makanan di sini. Untuk membuktikannya kamu bisa datang ke sebuah bangunan yang terletak di Jalan Raya Mulyosari No. 45, Surabaya. Selain itu, kamu akan merasa senang melihat sajian terang bulan dengan banyak warna mewakili beberapa rasa. Selain terang bulan, ada juga menu lain seperti pancake. Intip sendiri penampakan menu-menunya lewat akun Instagram @terbulpremium.

10. Martabak Mafia

Martabak Mafia [via instagram]
Martabak Mafia [via instagram]
Jelajah kuliner maratabak kita kali ini ditutup oleh menu dari Martabak Mafia. Berada di sebuah food truck, martabak ini sudah cukup terkenal apalagi di kalangan anak muda. Nggak heran memang, karena rasanya memang unik. Nggak akan cukup sekali gigit saja untuk memuaskan perut dan luidahmu. Saat ini outlet Martabak Mafia dapat kamu temukan di Lapangan Parkir Gor Koni di Jalan Raya Kertajaya Indah No. 75-77, Surabaya.
Jadi nggak sabar kan keliling Surabaya untuk berburu martabak dan terang bulan?


Senin, 30 Januari 2017

Nikmatnya Bakso Bakar Pak Gendut



Bakso... Bakso... hari gini siapa sih yang gak suka sama Bakso... nah kali ini ada nih bakso yang enak dan pedes nih di daerah jakarta selatan. Nah bagi anda penggemar bakso wajib nih nyicipin Bakso Bakar Pak Gendut.


Nahh lokasinya nih di D'Hara Food Court Jl. Salihara tepatnya di samping balai rakyat pasar minggu atau di depan pemadam kebakaran nih, deket kan gak jauh jauh amat kan. banayak loh promo promo yang di tawarin dari Bakso Pak Gendut ini.

Asal nama Pak Gendut ini adalah nama dari pemilik nih yang bernama Agung Dien Farid, denger denger sih awalnya gara gara istri pak Gendut ini ngidam Bakso bakar yang saat itu ada di Malang,. ternyata Pak Gendut ini coba buat bakso bakar buatan sendiri dan tara...... sang istri suka dengan rasanya, mulai deh hasil kreasinya di tester ke temen temen nya termasuk para artis terkenal loh Mulai dariTantri Kotak, Wulan Guritno dll.trus di tweet deh sama mereka semua.
 


dari situlah pesanan baso bakar itu berdatangan dan makin kesebar deh kemana mana. seharinya Bakso Bakar Pak Gendut ini bisa habis sampe 100 - 150 porsi loh banyak kan. dan banyak pulsa yang datang kesana untuk kongkow kongkow bareng keluarga dan teman temannya.
 
Nah Bakso Bakar Pak Gendut ini ada level nya loh dari 0 sampai 3, nah terserah kalian deh mau pilih yang level mana semakin tinggi ya pastinya semakin pedas dan bisa bikin keringet dan air mata menetes.


proses pembuatannya bakso di bakar dan di olesin sama bumbu khusus sampe aroma wangi bakso nya keluar lalu bakso yang sudah matang di sajikan lah dengan soun dan kuah bakso yang disajikan secara terpisah, pokonya di jamin uenakkk luar biasa deh..
 
diwarung ini selain menyediakan bakso bakar, juga menyediakan menu lainnya yang membuat anda bingun untuk memesan menu yang mana dulu, mulai dari Aneka Roti Bakar, Pancake, Durian dan berbagai macam olahan ES yang dapat memanjakan diri anda untuk berlama - lama di tempat makan ini.

MENU
MENU

PANCAKE DURIAN
PANCAKE DURIAN

untuk harga Bakso Bakar Pak Gendut dan menu lainnya ini gak mahal kok harganya pas di kantong apalagi yang masih status pelajar dan mahasiswa.

Kamis, 26 Januari 2017

Sejarah dari Masakan-Masakan Terlezat Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Sate [Image Source]

Julukan surga yang disematkan kepada Indonesia bukan hanya karena negeri ini punya alam yang indah atau budaya yang luar biasa, tapi juga karena masakannya. Ya, soal masakan, Indonesia memang nggak kalah saing dari negara mana pun. Bahkan beberapa masakan kita sampai mendapatkan julukan terenak di dunia, beberapa contohnya adalah rendang dan nasi goreng.

Bagi kita yang orang asli Indonesia, masakan negeri dalam ini memang juara dan nggak pernah bikin bosan. Meskipun katakanlah kita mengonsumsinya hampir setiap waktu. Nah, meskipun orang Indonesia sudah sangat familiar nih dengan berbagai kuliner Nusantara, tapi beberapa pasti belum tahu tentang sejarahnya. Kira-kira bagaimana sih awal mula dari rendang, bakso, dan makanan enak lainnya? Hmm, pasti nggak banyak yang bisa menjawab ini ya.

Mencintai kuliner dalam negeri nggak hanya dengan menikmatinya, tapi juga tahu sejarahnya. Makanya, kali kini Boombastis akan membawamu menelusuri jejak sejarah dari deretan masakan paling enak di sini. Lalu, seperti apa ceritanya? Ketahui lewat ulasan berikut.

Sejarah Rendang, Makanan Terenak di Dunia


Pasti tahu dong rendang? Ya, masakan satu ini sering kita temukan di rumah-rumah makan Padang. Soal rasa, nggak diragukan lagi kalau rendang ini memang luar biasa. Satu gigit saja sudah berasa bumbu yang begitu kaya dan kompleks. Makanya, nggak heran juga kalau kuliner satu ini kerap dijuluki makanan terenak di dunia. Soal sejarahnya, kira-kira bagaimana ya?

Rendang [Image Source]
Rendang [Image Source]

Hampir nggak ada catatan yang runtut dan lengkap soal Rendang, tapi para sejarawan berpendapat jika makanan ini sudah ada sejak awal abad 19 bahkan 16. Rendang berasal dari Minang dan kemudian menyebar ke sekitarnya, termasuk Malaysia. Menurut Gusti Anan seorang pakar sejarah Universitas Andalas, Rendang ini kerap jadi bekal para pelaut Minang zaman dulu. Alasannya nggak lain karena Rendang ini bisa awet sampai berbulan-bulan.

Rawon yang Asal-Usulnya Begitu Misterius

Masakan dengan daging dan kuah hitam ini juga sering disebut masakan terlezat di Indonesia. Empuknya daging dipadu kuah ber-keluwek-nya yang hitam, memang sukses bikin para penikmatnya nagih. Apalagi ditambah sambal, waduh bikin ngiler. Masakan Jawa Timur ini sudah terkenal seantero Indonesia, tapi belum benar-benar diketahui seperti apa sejarahnya.

Rawon [Image Source]
Rawon [Image Source]

Ya, hampir nggak ada catatan atau semacamnya soal asal usul makanan ini. Tapi, desas-desus mengatakan kalau rawon dulunya adalah makanan para raja namun kemudian diturunkan kepada rakyat. Namun cerita ini belum bisa dipastikan karena nggak bersumber kuat. Jadi, masih benar-benar misteri soal rawon ini. Tapi, yang jelas nggak mungkin masakan ini ada dengan sendirinya kecuali memang diciptakan melalui proses yang panjang hingga menjadi seperti yang sekarang ini.

Bakso yang Ternyata Bukan Asli Indonesia

Bakso bisa dibilang merupakan makanan yang paling universal di Indonesia. Semua orang suka dan penyebarannya pun merata. Di ujung Aceh sampai Papua, bakso akan sangat mudah ditemukan. Nggak heran memang kenapa makanan ini begitu populer. Nggak hanya enak, bakso juga aman banget untuk dompet kita. Berbicara sejarah, kira-kira bagaimana sih bakso berawal?

Bakso [Image Source]
Bakso [Image Source]

Faktanya, bakso ternyata bukan berasal dari Indonesia. Ya, Tiongkok lah tempat lahir makanan merakyat ini. Kisahnya diawali dari seorang pemuda bernama Meng Bo yang berhasrat ingin memberikan olahan daging kepada ibunya. Sayangnya, sang ibu sudah tak sanggup untuk menikmati daging yang teksturnya keras. Meng Bo berpikir sembari melihat seorang pria menumbuk-numbuk ketan sampai halus. Kemudian ia pun bergumam, seandainya daging diperlakukan seperti itu, pasti ia akan lembut.

Akhirnya Meng Bo pun mencoba menumbuk daging kemudian membentuknya bulat-bulat. Sang ibu kemudian mencoba dan senang luar biasa. Daging yang ditumbuk ini sangat enak dan juga lembut. Dari cerita ini kemudian bakso pun berkembang sampai mampir ke Indonesia.

Nasi Goreng, Makanan Khas Indonesia yang Bukan Berasal dari Sini


Nasi Goreng nggak hanya sukses menendang lidah orang-orang lokal tapi juga para bule. Kalau nggak percaya, bertanyalah soal makanan favorit mereka di sini kepada para bule. Rata-rata akan menjawab nasi goreng. Memang, masakan satu ini luar biasa enak. Apalagi disajikan pedas dan panas plus topping berbagai lauk. Ah, bikin ngiler ya.

Nasi Goreng [Image Source]
Nasi Goreng [Image Source]

Soal sejarah, nasi goreng ternyata bukan berasal dari Indonesia. Lagi-lagi makanan satu ini awalnya dari Tiongkok. Nasi goreng sendiri tercipta karena kebiasaan orang-orang sana yang nggak suka membuang makanan. Jadi, ketika ada nasi sisa mereka pun memasaknya kembali dengan bumbu-bumbu khusus. Dari sini, kemudian nasi goreng pun menyebar sampai akhirnya ke Indonesia. Di Indonesia, nasi goreng tersebut terkena sentuhan dalam negeri sehingga rasanya sangat khas.

Sate dan Sejarahnya yang Unik

Sate juga jadi salah satu makanan paling enak di Indonesia. Bahkan seorang Obama pun mengakuinya. Memang sih, sate ini seolah nggak bisa ditolak pesonanya. Rasa dagingnya yang nikmat bercampur bumbu kacang memang selalu sukses bikin lidah bergoyang. Tentang sejarah sate, kita harus bangga nih karena makanan ini ternyata berasal dari Indonesia.

Sate [Image Source]
Sate [Image Source]
Menurut catatan sejarah, sate pertama kali dijual oleh para pedagang makanan Jawa di awal abad 19. Dari sini kemudian sate makin berkembang. Terutama dengan datangnya para pedagang Gujarat yang akhirnya memunculkan varian baru yakni sate kambing. Ada juga yang mengatakan kalau sate berasal dari Tiongkok, namun hal tersebut masih butuh membutuhkan rujukan yang lebih dalam.

Kuliner Indonesia tentu harus jadi hal yang wajib kita banggakan. Pasalnya, masakan adalah bagian dari budaya, ciri khas, dan identitas kita. Nggak mencintai masakan sendiri sama artinya kita melenyapkan bagian dari identitas. Terus cintai masakan Indonesia dengan menikmatinya dan juga tahu akan sejarah di baliknya.

Find Us On Facebook