Latest News

Tampilkan postingan dengan label Tips Dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Dan Trik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2016

5 Tips Random di Akhir Tahun



Kita yang sudah atau baru mulai bekerja, pasti mulai merasakan sedihnya (atau sibuknya) kerja di akhir tahun. Jangankan merancang rencana liburan, untuk memikirkannya saja belum tentu sempat. Situasi ini kemudian membuat kita agak menyesal karena merasa akan melewatkan malam tahun baru dengan biasa-biasa saja. Nah, kalau sudah terlambat untuk merencanakan liburan akhir tahun, jangan sedih! Kita coba beberapa hal unik untuk melewati malam tahun baru, yuk!

1. Random Call
Coba saja tekan nomor secara acak, kalau diangkat, coba ajak ngobrol dan kenalan orang yang di ujung telepon sana. Jangan lupa bilang Happy New Year, ya! Siapa tau kamu yang jomblo bisa menemukan jodoh. Tapi ingat, selalu sopan ya.

2. Keliling
Kalau kamu males keliling karena takut macet, kelilinglah dengan berjalan kaki! Selain sehat, lebih seru juga, loh! Kamu bisa membawa kamera kamu dan lebih leluasa menjepret foto di mana pun dan di situasi apapun. Lalu sekedar ide, bahkan kamu juga bisa keliling dengan membawa makanan ringan (seperti roti atau nasi bungkus) untuk dibagi-bagikan ke orang-orang yang kamu temui yang terlihat membutuhkan. Tidak semua bisa menikmati tahun baru seperti kita lho, teman.

3. Membuat Pesta
Siapa bilang semua orang sibuk di malam tahun baru? Bisa saja ada yang senasib sama kamu dan sedang mencari kegiatan. Kalau perlu, coba dari sekarang cari teman untuk mengadakan pesta bersama dan sebar ajakannya! Ide lagi, kamu bisa adakan pesta tahun baru bertema juga loh supaya lebih greget! Misalnya pesta kostum, tahun baru ala mantai, atau bahkan tahun baru ala anak sekolah (siapa tau kamu masih simpan seragam SMA kamu) dan bisa jadi ajang reunian juga! Di pesta ini kamu bisa atur untuk adakan barbecue, atau delivery junk food yang enak tapi ngga sehat. Main permainan aneh-aneh seperti beer pong, flip cup, atau bahkan monopoli, kartu cangkul, dan kartu domino. Seru, kan?

4. Berkumpul Bersama Sahabat/Keluarga
Buat kamu yang lebih suka suasana hangat daripada hingar bingar, kamu bisa menghabiskan malam diluar rumah tanpa harus ke mana-mana. Kamu bisa coba mendirikan tenda kecil di halaman rumah kamu atau bahkan di taman komplek, bawa cemilan, bawa lampu emergency, cemil sana-sini, tertawa bersama sahabat dan keluarga. Jangan lupa didokumentasikan juga ya!

5. Menyelesaikan Bucket List
Masih ingat resolusi tahun ini yang belum sempat kamu lakukan atau belum tercapai? Sekarang ini waktunya! Kalau kamu libur kantor atau tidak ada kegiatan lain di tanggal 31 Desember, cobalah pilih salah satu yang paling mungkin dan paling mudah kamu lakukan, dan SELESAIKAN SEBELUM TAHUN BERGANTI!

Itulah hal-hal random yang bisa kamu coba kalau kamu mau menghabiskan tahun ini dengan tidak biasa-biasa saja. Selamat mencoba!


Sumber foto:

Selasa, 20 Desember 2016

4 Jenis Uang Rupiah Kuno Termahal yang Harganya Bikin Pingsan



Kalau disuruh memilih nih, kamu lebih mau yang mana, emas atau uang kuno? Tanpa perlu survei satu-satu jawaban, sudah pasti kebanyakan bakal pilih emas. Tidak salah sih karena emas memang bernilai tinggi dan mahal. Dan sebaliknya, uang kuno terlihat seolah tak berharga. Namun, kondisi seperti itu tidak selalu sama. Karena kadang uang kuno nilainya bahkan lebih besar dari sebongkah emas.
Ya, sudah jadi rahasia umum nih kalau beberapa uang memiliki nilai yang sangat tinggi. Tak hanya dihargai sebatas ratusan ribu, ada beberapa jenis dari mereka yang laku sampai jutaan. Alasan kenapa mahal bukan karena nominal, melainkan nilai-nilai yang ada di baliknya. Ya, beberapa uang kuno adalah bukti valid dari penggalan kisah sejarah.
Nah, bagi kamu yang memiliki beberapa uang kuno, ada baiknya diperiksakan dan jangan sampai dibuang. Pasalnya, bisa saja gara-gara beberapa lembar dari benda itu, kamu bakal jadi jutawan seketika. Dan kalau kamu bertanya jenis-jenis uang apa yang paling berharga tinggi? Maka ulasan berikut akan memberimu jawaban.

1. Uang Rp. 100 Tahun 1948 Harganya Bikin Semaput




100 Rupiah 1948 [Image Source]
Pernah punya uang kuno dengan nominal 100 terbitan tahun 1948? Kalau iya, maka simpan baik-baik uang itu. Alasannya apalagi kalau bukan karena harga jualnya yang fantastis. Di pasar uang kuno, lembar 100 Rupiah terbitan tahun 1948 bergambar Pak Karno itu bisa laku seratus juta. Bahkan kalau kondisinya cukup mulus harganya bisa satu setengah kali lipat. Alasan kenapa uang ini begitu mahal tak lain adalah karena ia jadi saksi atas zaman pasca perjuangan. Uang jenis ini sendiri sangat langka dan di pasaran sangat susah untuk ditemui.

2. Uang 1000 Gulden juga Dihargai Setinggi Langit




1000 Gulden [Image Source]
Ketika masih dalam masa penjajahan, uang yang berlaku di negara kita adalah Gulden yang mana pembuatnya adalah Belanda. Ketika itu, ada beberapa seri yang sudah dibuat dan salah satu yang paling terkenal adalah versi wayang. Uang seri ini nominalnya macam-macam dan yang paling mahal adalah 1000 gulden. Nah, kalau kamu menemukan uang 1000 gulden tadi, maka simpanlah baik-baik karena harga jualnya sekarang sangat mahal. Perkiraannya sih sekitar ratusan juta. Mengingat harganya yang sedeng, maka tak heran kalau uang ini hanya dimiliki para kolektor kelas wahid.

3. Uang 500 Gulden Seharga Motor Baru




500 Gulden [Image Source]
Tak hanya uang 1000 gulden yang dihargai sangat mahal, nominal 500nya pun juga diperlakukan sama meskipun nilainya tentu saja lebih kecil. Tapi, meskipun tidak senilai, tapi tetap saja nilai tukarnya dengan Rupiah hari ini sangatlah tinggi. Diketahui, satu lembar uang ini pernah dihargai Rp. 20 juta. Meskipun tak se-fantastis harga 1000 gulden, yang ini tetap mencengangkan. Bahkan ibaratnya satu uang kertas lusuh nilainya sama seperti sebuah motor baru.

4. Uang 5.000 Rilisan 1958 Harganya Bikin Mimisan




5000 Rupiah tahun 1958 [Image Source]
Selain ketiga jenis uang di atas, varian nominal 5.000 yang rilis tahun 1958 juga jadi incaran. Diketahui, uang tipe ini sangat langka. Dari sekitar 20 penjual uang kuno, belum tentu satu dari mereka memilikinya. Lantaran sangat langka dan juga cukup tua, maka tak heran kalau akhirnya uang ini pun harganya luar biasa mahal. Menurut banyak penjual, uang ini bisa laku di atas 10 juta. Wih, lumayan mahal juga ya!
Ada di antara kamu yang memiliki salah satu dari uang di atas? Kalau iya, maka simpanlah baik-baik. Pasalnya, benda tersebut akan membuatmu mendapatkan banyak uang. Sudah banyak orang biasa yang jadi kaya raya hanya karena hal-hal sederhana macam menyimpan beberapa jenis uang kuno.

Rabu, 07 Desember 2016

Traveling, Ikut Open Trip, atau Berangkat Sendiri?




Di era media sosial seperti sekarang ini, tersedia beragam pilihan untuk traveling. Banyak travel organizer menawarkan jasa di media sosial seperti Instagram dan Facebook dengan istilah “Open Trip”.Istilah open trip ini mulai booming pada awal tahun 2012. Open trip ini sendiri mengacu pada kegiatan traveling secara kolektif, dimana travel organizer akan menetapkan destinasi, itinerary, biaya, serta kuota dan persyaratan lainnya kepada khalayak umum.

Saya sendiri pertama kali mengikuti open trip pada tahun 2012 ke Karimun Jawa. Waktu itu, istilah open trip masih cukup asing di kalangan masyarakat. Awalnya terasa agak aneh karena saya belum pernah pergi berlibur dengan strangers. Ternyata, open tripjauh lebih seru daripada bayangan saya, bertemu dengan teman-teman, pengalaman, dan suasana baru. Nah, berikut saya akan jelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan open trip.



(+) Open Trip


Bakal banyak ketemu dengan teman-teman baru. Sebenarnya, paling enak ikut open trip dengan beberapa teman dekat, kemudian di tempat tujuan berbaur dengan kelompok-kelompok lainnya. Bakal lebih seru ketimbang ikut open trip sendirian. Tapi saya pernah ikut open trip sendirian waktu ke Rumah Pohon Bandung, dan saya bergabung dengan peserta lain yang sama-sama berangkat sendirian. Hasilnya, dapat 2 teman baru, dan kami seseruan bertiga selama trip
Lebih ramai, lebih seru. Bakal banyak kejadian-kejadian seru yang dialami bersama rekan-rekan satu trip. Salah satu pengalaman open trip saya yang paling berkesan adalah ke Taman Nasional Komodo. 3 hari 2 malam terombang-ambing di tengah lautan Flores benar-benar membuat kami akrab satu dengan lainnya.
Lebih mudah untuk traveler yang ingin terima beres. Terkadang, open trip adalah pilihan paling baik. Tinggal bayar sesuai ketentuan, dan seluruh keperluan kita selama trip akan dijamin. Untuk trip-trip daerah yang sulit terjangkau (misal: karena merupakan destinasi wisata baru sehingga informasi serta sarana dan prasarana minim), lebih aman menggunakan open trip daripada repot urus ini-itu sendiri.
Budget relatif lebih murah, karena sharing dengan anggota trip lain.



(-) Open Trip


Bakal rame banget. Di satu sisi, asyik ramai banyak teman. Tapi di sisi lain, tempat wisata yang kita datangi akan ramai banget, tergantung dengan jumlah peserta trip. Saya pernah ikut open tripdengan jumlah peserta 15 orang hingga 50 orang. Dengan jumlah peserta yang banyak, walhasil spot selfie dan foto-foto bakal penuh dengan manusia. Kurang Instagrammable, ya kan.
Harus stick sama jadwal. Misalkan, jam sekian ke pulau A, jam sekian ke pulau B, dst. Kita tidak bisa berlama-lama spot yang kita sukai. Padahal, intinya traveling adalah menikmati perjalanan dan bersantai
Beware  dengan travel organizer abal-abal. Jangan hanya dilihat harganya yang murah, coba crosscheckreferensi ke teman yang sudah pernah memakai jasanya.
Saya pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika ikut open trip ke Pulau Peucang, Ujung Kulon, Banten. Kali itu, tour leader-nya serba tidak jelas, sama sekali nggak asyik, dan puncaknya, tiba-tiba saya dan teman-teman saya ditinggal di Pulau Peucang! Si tour leader pergi entah kemana. Bikin mood liburan jadi kacau. Pernah juga teman saya, ketika ikut open trip di Pulau Menjangan, tiba terlalu sore sehingga mereka snorkeling gelap-gelapan. Nah, untuk menghindari hal-hal seperti ini, carilah referensi sebanyak-banyaknya tentang travel organizer yang akan digunakan. Jangan ragu bertanya kepada teman, atau kepada saya.

Mau open trip atau berangkat sendiri, yang penting liburan…

Ke Bali Tanpa Travel Agent?






Jika anda belum pernah ke Bali, cara paling mudah berkunjung ke sana tentu saja menggunakan jasa agen perjalanan (travel agent). Segala sesuatunya akan diurus mereka. Mulai dari tiket perjalanan menuju ke Bali, hotel untuk menginap, transportasi selama berada di Bali, dan berkunjung ke obyek-obyek wisata yang dikehendaki.



Namun sesungguhnya tanpa travel agent pun tak masalah. Tidak sulit merencanakan sendiri perjalanan ke Bali. Agenda selama di sana sangat fleksibel, disesuaikan dengan minat khusus masing-masing. Ongkos yang dikeluarkan juga relatif lebih hemat.

Namun, memang sebaiknya lakukan perencanaan perjalanan dan reservasi segala keperluannya di sana jauh-jauh hari sebelum berangkat. Anda bisa mulai dari reservasi tiket menuju Bali, kemudian mencari hotel, menyewa mobil, merencanakan itinerary kunjungan wisata harian dan lain-lain keperluan selama di Bali.

Lebih detil, berikut adalah tips menyusun itenerary (rencana perjalanan) wisata ke Bali:

1. Kapan Sebaiknya Berkunjung ke Bali?

Pertimbangkan masak-masak, mau berkunjung saat high season atau low season. Meskipun sebenarnya situasi sehari-hari di Bali takkan pernah sepi dari kunjungan wisatawan domestik maupun manca negara, meski pada saat low season. Namun pada high season, Bali akan benar-benar penuh sesak.

Usahakan pula berkunjung saat musim kemarau, supaya agenda selama di sana tak terganggu oleh hujan. Karena memang sebagian besar destinasi wisata di Bali ada di alam terbuka. Saat hujan, tentu akan merepotkan diri sendiri.

Berkunjung pada saat low season juga sangat menguntungkan, karena sering ada promo, baik untuk tiket pesawat maupun hotel. Situasinya akan berbanding terbalik dengan saat musim padat kunjungan. Harga tiket pesawat, hotel dan sewa mobil akan melonjak drastis. Kenaikannya mencapai antara 25% hingga 50%. Jalanan di Bali juga hampir bisa dipastikan akan macet. Sehingga banyak waktu kita terbuang sia-sia di jalanan.

Waktu padat kunjungan wisata di Bali biasanya terjadi pada musim liburan sekolah (sekitar bulan Juni-Juli), libur panjang Idul Fitri, bulan Agustus (musim liburan warga negara asing), dan bulan Desember hingga awal Januari saat pergantian tahun baru.



2. Menginap di Mana Selama di Bali?

Banyak sekali pilihan hotel untuk menginap di Bali. Tergantung selera, tujuan, dan tebalnya kocek masing-masing. Lokasi hotel untuk wisata yang paling populer adalah Kuta, Seminyak, Sanur, dan Ubud.

Kuta, Seminyak dan Sanur berada di tepi pantai. Kuta merupakan lokasi penginapan paling difavoritkan baik oleh wisatawan domestik maupun manca negara. Seminyak lebih disukai wisatawan manca negara. Konon karena banyak terdapat tempat hangout pada malam hari. Sanur terkesan lebih eksklusif. Rate kamar hotelnya rata-rata juga lebih tinggi (dibanding Kuta). Sedangkan Ubud berada di wilayah pedalaman. Lebih kuat pada nuansa seni dan budaya Bali.

Jika anda memutuskan menginap di lokasi pantai, pilihlah hotel-hotel yang letaknya tak jauh dari pantai. Sehingga jika ingin ke pantai cukup dengan berjalan kaki saja. Di Kuta, hotel-hotel yang berada di sekitar Jl. Kuta Raya atau Jl. Kartika Plaza adalah pilihan ideal. Atau hotel-hotel di sekitar Jl. Poppies yang lebih ramah di kantong. Kawasan Popies ini juga menjadi pilihan favorit untuk menginap bagi para backpacker dari seluruh dunia.



3. Transportasi dari Bandara ke Hotel di Bali

Transportasi paling mudah dari bandara menuju hotel-hotel yang ada di Bali adalah menggunakan taxi bandara. Biayanya akan dihitung berdasarkan wilayah tujuan, tidak berdasarkan argo meter taxi. Alternatif kedua adalah fasilitas penjemputan dari hotel.

Jika waktu sampai di Bandara Ngurah Rai Bali masih terlalu pagi (belum memungkinkan untuk check in di hotel), gunakan alternatif ke tiga dengan sewa mobil rental beserta sopir + bahan bakar.  Tidak perlu check in ke hotel dulu, tetapi langsung saja jalan-jalan wisata di Bali. Mintalah untuk dijemput langsung di bandara. Ini alternatif praktis dan hemat transport dari bandara.



 4. Menyewa Mobil atau Motor di Bali

Untuk menikmati suasana Bali yang letaknya tak jauh dari tempat menginap, paling nyaman, murah, praktis dan mengasyikkan dengan berjalan kaki. Setiap sudut Bali dapat dinikmati secara detil dengan berjalan kaki.

Jika anda ingin menjangkau wilayah yang lebih luas, bisa menyewa motor. Tarif per hari sekitar 70 ribu rupiah. Banyak sekali persewaan motor di Bali, mereka ini menjajakan jasanya di sentra-sentra turis seperti di Kuta, Seminyak dan Ubud.

Namun jika menginginkan menjelajah Bali lebih jauh, untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata populer tentu saja yang paling ideal adalah dengan menyewa mobil. Jasa sewa mobil berikut sopir plus bahan bakar relatif murah di Bali. Banyak pilihan jenis mobil yang digunakan, mobil sejenis MPV seperti Xenia atau Avanza dengan tarif sekitar 400 – 500 ribu per 10 jam. Jika anda jeli, ada pula yang mematok harga 400 ribu rupiah tersebut (sudah termasuk sopir dan bahan bakar) untuk masa sewa 12 jam. Sehingga waktunya lebih leluasa.



5. Menyusun Itinerary Harian Wisata Bali




Dengan asumsi anda akan menjelajah tempat-tempat wisata favorit di Bali, alias tidak ada keperluan spesifik untuk pergi ke tempah khusus, maka pedoman umum jalur-jalur berikut bisa dijadikan rujukan. Dengan perkiraan waktu yang dibutuhkan sekitar 10-12 jam dengan menggunakan mobil rental. Berikut contoh itinerary harian:

Jalur Kintamani

Dimulai dari penjemputan di hotel pukul 08:30.
Melihat pertunjukan Tari Barong di Batubulan. Tari Barong akan mulai pada jam 10:00 WITa
Menuju Kintamani, dan makan siang di sana. Kintamani terletak di tepi Gunung Batur, sebuah tempat indah dengan pemandangan Gunung Batur dan danau yang ada di tengahnya. Berjarak kira-kira 2 jam perjalanan dari Kuta/Denpasar
Pura Tirta Empul dan Tampaksiring. 2 destinasi ini berada di satu tempat. Pura Tirta Empul adalah salah satu tempat paling eksotis di Bali yang wajib untuk dikunjungi.
Pasar Seni Sukawati, sangat terkenal sebagai pasar oleh-oleh khas Bali. Menuju lokasi pasar ini perlu dipertimbangan kemacetan yang biasa terjadi. Sebagai gantinya bisa dipertimbangkan ke pasar oleh-oleh Krisna yang relatif lebih nyaman kondisinya.
Kembali ke hotel.


Anda bisa menggunakan itinerary yang banyak ditawarkan travel agent sebagai pedoman untuk menyusun agenda perjalanan anda sendiri. Silahkan cari di mesin pencari dengan menggunakan keyword: paket wisata Bali. Anda akan menemukan banyak sekali contoh agenda.Buatlah secara fleksibel disesuaikan dengan minat, waktu dan situasi. Inilah asyiknya menyusun agenda sendiri wisata ke Bali.



6. Water Sport di Bali

Water sport adalah agenda aktifitas di Bali yang tak kalah asyik dilakukan. Aktifitas water sport berbasis laut yang paling populer adalah di Tanjung Benoa. Pilihan jenis aktifitas yang ada di sana antara lain adalah: banana boat, seawalker, parasailing, scuba diving, snorkeling, jetski, flying fish, dan mengunjungi pulau penyu dengan glassbottom boat.

Selain itu ada pula water sport yang tidak dilakukan di laut, tetapi di perairan air tawar, yaiturafting. Tempat terpopuler adalah sungai Ayung dan Telaga Waja.Lakukan reservasi sebelumnya dari rumah, karena anda akan dapat discount yang lumayan besar, mencapai sekitar 50%. Operator water sport biasanya juga memberikan gratis antar jemput hotel yang berada di area: Kuta, Sanur, Jimbaran, Nusa Dua Legian, Seminyak dan Kerobokan. Jika anda datang langsung (go show) ke sana, jangan harap mendapatkan potongan harga.



7. Wisata Kuliner di Bali


Bali juga kaya akan khasanah kuliner. Jangan lupa masukkan wisata kuliner menjadi agenda wajib selama kunjungan di Bali. Banyak sekali jenis makanan dan minuman yang sangat pantas untuk dicoba. Namun yang perlu diperhatikan: tidak semua makanan halal. Katakan pada sopir yang mengantar anda jika menghendaki makanan halal. Dengan senang hati sopir akan mengantar anda ke tempat-tempat makan enak yang halal.

Resto-resto di Bali juga sangat mengerti bagaimana melayani wisatawan, yang umumnya datang diantar oleh sopir rental. Mereka akan menjamu makan gratis bagi sopir di tempat khusus. Sehingga wisatawan tak perlu repot-repot memikirkan makan bagi sopir yang mengantar.



Beberapa wisata kuliner halal yang pantas di coba di Bali misalnya:

Menikmati sunset sambil menyantap sea food di pantai Jimbaran.
Warung Made (Made’s Warung) yang ada di Kuta, Seminyak dan Benoa.
Ayam Betutu Bali.
Resto Bebek Bengil
Resto Mentari di Bedugul, resto legendaris di depan danau Baratan.
Lawar Bali. Mintalah lawar polos jika anda menghendaki versi lawar yang halal.
Pecel Bu Tinuk Denpasar
Nasi ayam Kadewatan Bu Mangku


Mudah-mudahan tips ini dapat menjadi rujukan bermanfaat untuk menyusun rencana liburan kamu. Selamat berlibur!

Tiket Murah Akhir Tahun



Meski akhir tahun masih dalam hitungan bulan, tak ada salahnya menyiapkan itinerary perjalanan dan booking tiket pesawat dari sekarang.
Namun, jelang akhir tahun, biasanya harga tiket pesawat mulai relatif mahal. Bagaimana cara mendapatkan tiket pesawat yang relatif murah untuk liburan akhir tahun?

Chief Communication Officer & Co-Founder Tiket.com Gaery Undarsa berbagi beberapa tips untuk mendapatkan tiket pesawat murah.

Beli tiket pesawat pergi-pulang
Jika Anda ingin pergi liburan ke luar negeri, Gaery mengatakan lebih baik langsung memesan tiket pesawat pergi dan pulang. Maskapai penerbangan biasanya akan memberikan harga yang lebih murah dibandingkan membeli tiket pesawat sekali jalan.

Beli pada waktu shoulder season
Selain istilah high season dan low season, ada satu istilah lagi untuk menentukan musim liburan. Istilah itu adalah shoulder season.
Menurut Gaery, shoulder season adalah musim yang berada di antara high season dan low season. Biasanya shoulder season berkisar sebelum tanggal 20 Desember dan relatif lebih murah.
"Sebelum 20 Desember itu bisa lebih murah tiket pesawatnya, tapi setiap maskapai biasanya beda," kata Gaery.

Perhatikan online travel agent (OTA)
Setiap OTA-nya biasanya memiliki tawaran promo tiket-tiket pesawat yang berbeda. Jelang akhir tahun, sebaiknya Anda mulai memperhatikan OTA yang menawarkan tiket-tiket pesawat.

Pilih penerbangan setelah pukul 14.00.
Gaery mengatakan, jam keberangkatan juga turut memengaruhi harga tiket pesawat. Penerbangan setelah pukul dua atau tiga siang biasanya cenderung lebih murah.
Menurut dia, tiket penerbangan biasa dijual mahal seperti pada pagi hari seperti pukul 09.00. Ia berpendapat, hal itu karena orang-orang ingin pergi pada waktu tersebut.

Pilih waktu kerja
Selain waktu yang terbilang sore, penerbangan saat hari kerja atau weekdays umumnya menawarkan harga yang lebih murah.
Gaery menyebutkan, maskapai biasanya memberikan harga yang tinggi pada akhir pekan. Menurut dia, pada akhir pekan biasanya permintaan tiket pesawat tinggi sehingga harga menjadi lebih mahal.

Booking secepat mungkin
Jangan menunggu lagi untuk memesan tiket pesawat. Menurut Gaery, semakin dekat dengan hari keberangkatan, harga tiket pesawat akan semakin mahal.

Beli secara terpisah
Jika ingin liburan akhir tahun bersama keluarga, ada baiknya Anda membeli tiket pesawat secara terpisah. Gaery menjelaskan, satu orang biasanya hanya diberikan maksimal dua kuota tiket murah.

"Kalau beli rombongan pasti lebih mahal. Saya yakin. Kalau beli tiket pesawat sendiri-sendiri lebih murah. Kalau bicara pesawat itu kan ada yang namanya kelas tiket. Airlines itu biasanya menghabiskan yang murah terlebih dulu," kata Gaery.

Ia melanjutkan, jika ingin membeli tiket maksimal dua orang sekali pemesanan, kemungkinan mendapatkan kelas tiket bawah akan lebih besar. Sementara kalau membeli secara bersamaan, jatah tiket pesawat kelas bawah tak didapatkan.

Bagaimana? Sudah siap merencakan liburan akhir tahun?

Tips Memilih Oleh-oleh



Seringkali traveler bingung memilih buah tangan untuk teman dan keluarga. Apakah berbentuk benda, makanan, pajangan, atau bahkan perhiasan. Inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum membeli oleh-oleh.

Membeli buah tangan tidak bisa sembarangan. Hal pertama yang harus diingat, oleh-oleh yang akan dibeli harus khas setempat. Rasanya aneh kalau Anda membeli bakpia saat traveling ke Surabaya, atau membeli batik saat liburan ke Bandung.

Kalau sudah punya deretan pilihan suvenir khas, inilah beberapa hal yang patut Anda pertimbangkan. Berikut ini 4 langkah ini bisa membantu Anda memilih oleh-oleh yang tepat:

1. Bujet


Berapa bujet yang Anda miliki? Satu hal yang penting, jangan memaksakan diri membeli oleh-oleh yang mahal kalau kondisi bujet Anda tidak mencukupi. Sesuaikan bujet dengan harga oleh-oleh yang akan dibeli.

Setelah itu, jangan lupa hitung berapa orang yang akan Anda beri oleh-oleh. Sesuaikan oleh-oleh dengan masing-masing orang, atau pilih jenis buah tangan yang bisa diterima semua orang. Gantungan kunci, dompet, dan sapu tangan adalah beberapa suvenir murah yang bisa jadi pilihan.

Lalu bagaimana kalau Anda punya bujet lebih? Kalau begini tak perlu kuatir. Tinggal pilih buah tangan yang lebih eksklusif. Tapi ingat, jangan sampai harga suvenirnya melebihi bujet ya!

2. Pertimbangkan ukuran dan berat

Penting untuk menyadari ukuran dan berat oleh-oleh, terutama kalau Anda naik transportasi umum seperti bus, kereta, atau pesawat. Ingat, ada berat maksimal untuk bagasi pesawat. Sebaiknya hindari oleh-oleh yang terlalu berat kalau Anda tidak ingin dikenakan biaya tambahan.

Kalau terlanjur membeli oleh-oleh dalam jumlah banyak misalnya beberapa kardus, cobalah kirim via pos. Bisa langsung ke rumah orang yang dituju, atau dialamatkan ke rumah Anda. Kalau barang tersebut berukuran super besar, pakailah jasa kirim barang. Misalnya meja atau lemari dari kayu jati, atau barang berukuran besar lainnya.

Bagi para backpacker, tampaknya oleh-oleh yang cocok adalah apa pun yang bisa masuk ransel!

3. Pengemasan

Seusai membeli oleh-oleh, membungkusnya adalah hal yang tidak kalah penting. Di beberapa toko oleh-oleh sudah tersedia boks/kardus pembungkus agar oleh-oleh tidak tercecer. Tentunya Anda tidak mau buah tangan hancur sebelum sampai di tempat asal, bukan?

Baik itu benda, makanan, dan beragam oleh-oleh lain sebaiknya dibungkus dengan baik agar tidak rusak. Hal ini penting terutama bagi Anda yang naik transportasi umum. Kalau Anda naik pesawat, bedakan mana yang akan dimasukkan bagasi dan mana yang akan dibawa ke kabin. Segala jenis makanan baiknya dibawa dalam kabin.

4. Tanggal kadaluarsa

Ini adalah poin krusial saat Anda membeli makanan sebagai oleh-oleh. Apakah itu bakpia dari Yogya, lumpia dari Semarang, brownies kukus dari Bandung, pancake duren dari Medan, dan sebagainya. Ketahui tanggal kadaluarsa dengan mengeceknya di masing-masing bungkus makanan.

Sebisa mungkin jangan pilih makanan yang telah lama diproduksi, apalagi kalau tanggal kadaluarsanya sebentar lagi. Kalau makanan tersebut tanpa pengawet, cobalah ambil yang baru dibuat dan masih hangat. Sesuaikan juga tanggal kadaluarsa dengan lamanya bepergian. Jangan sampai makanannya sudah kadaluarsa sebelum Anda tiba di rumah!

Tags

Find Us On Facebook